Tampilkan postingan dengan label feeling. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label feeling. Tampilkan semua postingan

Rabu, 12 Februari 2014

FUH!


halo langit, apa kabar?
aku rindu mengirim cerita untukmu
bumi sedang menyesakkan untukku akhir-akhir ini
kamu tahu tidak,
bahkan matahari dan bintang juga menjauhiku :(
aku sedih, langit.
langit, aku rindu dengan angin
aku rindu bermain dengannya
beberapa saat yang lalu dia datang
tapi hanya sebentar
sambil menggerutu ia beranjak pergi begitu saja
padahal kan aku bisa diajak berbagi cerita
ada apa ya dengan angin?
mungkin bumi juga sedang tidak berbaik hati padanya hmm
langit, aku ingin bersenang-senang sebentaaaarrr saja
tapi rasa sesak ini memaksaku untuk tetap tinggal
tinggal dalam dimensi dengan serba kemonotonan
ah iya langit,
kalau kau sempat bertemu dengan matahari dan bintang
katakan pada mereka,
aku ingin bercerita dan bermain bersama
juga pada angin ya, hehehe
langit, sudah dulu ya.
aku harus minum obat sesak dulu lalu istirahat.
sampai jumpa

Selasa, 07 Januari 2014

Effortlessly in Love

 one...

 two...

three...

i break from any routine, working on my photoshop, but thinking about him.
with some silly pop art taste, this picture comes as my favourite one, as him inside.
sounds cheesy, or what? hahaha

Minggu, 06 Oktober 2013

tea garden






kalo kencan gak motret, gak afdol dong hehe
kalo foto kencan gak dipost di blog, gak PDA dong hehe

*Public Display Art :P

kamera : yashica fx3 super
film : fuji superia asa 200

Minggu, 15 September 2013

sebuah invitasi biasa


ini adalah invitasi biasa tapi dahsyat. seseorang diantara kita mengajak untuk berkumpul lagi dan mengobrol lebih banyak, tentunya dilakukan di sore hari dengan secangkir kopi dan mungkin juga beberapa batang rokok. sebuah pertemuan untuk membicarakan rencana-rencana muluk selanjutnya yang selalu saja terlaksana jauh dari prediksi. dan sekali lagi, mari kita membuat memori baru bersama.


*photo : yashica fx3 kodak proimage exp. 

A Gift Pack from Nenek

menyenangkan sekali bisa pulang lagi ke rumah nenek di kampung. haha saya sudah lama sekali ingin memulai postingan kali ini dengan kalimat pembuka seperti tadi, hmm mungkin terpengaruh oleh beberapa kisah klasik anak-anak yg sedang saya baca akhir-akhir ini :)
disini inilah, dulu saya dibesarkan, di sebuah kampung yang jauh dari kota besar tapi dekat dari laut. tinggal di sebuah rumah panggung bersama kakek dan nenek serta ayam-ayam di kolong rumahnya. hey kalo bisa dianalogikan, mungkin kisah saya sedikit mirip dengan kisah Heidi :P
pulang ke rumah ini memberi rasa nyaman tersendiri, saya jadi malas keluar rumah rasanya. ingin bermalas-malasan sepanjang hari, makan masakan nenek, berkunjung ke kebun belakang rumah dimana makam kakek juga berada disana, hmm, dulu sewaktu kecil saya sering memanjati dahan-dahan pohon coklat di kebun, atau membersihkan daun-daun yang berguguran dari pohon nangka. Oh iya, mengawinkan salak jantan dan salak betina juga menyenangkan :) sayangnya buahnya tidak selalu menjadi milik kita karena babi hutan kadang merampasnya :( atau menghampiri nenek yang setiap sore mengecek pohon-pohon pisangnya. jika bosan bermain di kebun, saya lebih memilih duduk-duduk di kolong rumah, bermain dengan anak-anak ayam yang menggemaskan, atau bermain permainan tradisional lainnya. dulu saya tidak begitu suka bermain dengan anak-anak lainnya, kadang mereka ke lapangan bermain layangan, atau ke permandian air tawar di desa kami, atau laut yang terletak hanya beberapa ratus meter saja. haha dulu saya terlalu sibuk dengan tidur siang, menunggu acara di tv, menghabiskan waktu di kebun, bermain dengan ayam, membaca buku-buku, dan permainan-permainan individualis lainnya. oh iya lupa, saya juga sibuk dengan les bahasa inggris, tambahan pelajaran, dan les keyboard (yang tidak lama lalu saya tinggalkan karena membosankan). 




tidak banyak yang berubah dari rumah ini dan sekitarnya, tanaman-tanaman bunga yang dulu saya tanam dari kecil semakin rimbun tumbuh tidak beraturan, ya dulu saya suka bercocok tanam. pohon mangga, salak, pisang, coklat, dan kelapa nenek juga semakin tidak produktif. jumlah ayam nenek juga ya segitu terus, tidak pernah lebih dari 10 ekor, kasus kematian anak-anaknya juga sama saja dari dulu, kadang dimakan biawak, ular, atau sakit. tanah pun masih gersang dan retak-retak, hanya rumput liar yang mampu bertahan. tempat ini seperti dilanda musim kemarau berkepanjangan.




pantai yang di dekat rumah itu telah berubah. pengunjungnya banyak sekarang, masuknya pun berbayar. padahal infrastrukturnya payah sekali menurutku. pasinya pun tidak putih, airnya kotor, banyak bakau yang entah tumbuh sendiri atau ditumbuhkan di tepiannya. siapa yang ingin berenang di laut yang penuh bakau. tetapi saya menemukan hal lain yang menarik, di seberang pantai, di bawah jurang yang tertutupi rimbunan pohon bambu, ada air terjun musiman. maksudnya airnya akan mengalir jika sungai diatasnya tidak kering. jika musim kemarau tiba, tempat ini hanya seperti celah jurang biasa yang penuh dengan sampah ranting dan dedaunan.




semoga akan selalu ada waktu untuk pulang kesini lagi seperti biasanya. dan hal-hal yang tidak berubah seperti sekarang, mungkin sebaiknya memang tetap seperti itu saja, agar kenangan-kenangan rasanya tetap terasa hidup :)
melankolis sekali hahaha
ayo pulang ke kampung tahun depan.


*photo taken by yashica fx3 with kodak proimage expired

Jumat, 26 Juli 2013

Good Morning from Ubud, Bali






Pagi itu adalah hari terakhir saya di Bali dan saya tidak ingin melewatkan keistimewaan wilayah Ubud yang memiliki segala hal yang sanggup membuat orang berlama-lama lalu rindu untuk berlibur disana. Ketika kamu penat dengan segala kemacetan Denpasar, rasa panas dan gerah Seminyak atau hingarbingar Legian kuta, saran saya, sewalah kendaraan bermotor, gunakan gps ke arah utara pulau bali, dan temukanlah sebutir kedamaian yang sejuk di daerah Ubud. Ketika alam dan budaya menyatu harmonis bersama masyarakat yang bergotong royong melestarikannya, saat itulah ketenangan dan kepuasan akan liburan tercipta.
Selamat pagi, Ubud. 

Jumat, 12 Juli 2013

MONO



the ocean isn't always blue
the sand isn't always white
the sun isn't always light
they can be black, grey, and dark
the life isn't always colorful
it can be just monochrome, only.

Sabtu, 26 Januari 2013

psst, i love him!






Selamat 5 Bulan!
Mari berdoa untuk sebuah hubungan jangka panjang yang penuh dengan tawa, dengan kata 'i love you' yang bukan sekedar caption foto, melainkan suatu rasa yang selalu ada di dalam hati dan pikiran kita berdua :)
Semoga kedewasaan selalu mengiringi langkahku dalam bertindak dan kesabaran selalu bersamamu untuk menghadapiku (ketawa ah hahaha..)
I LOVE YOU

*bunuh diri*

Jumat, 25 Januari 2013

selamat untuk anda dan saya


5 bulan yang membahagiakan untukku, dan menyesakkan untukmu. semoga diberi dada yang lebih lapang dalam menghadapi diriku ya amr.

Jumat, 11 Januari 2013

It is 2013

"my foot portrait on gili trawangan turquoise beach"
Kodak Proimage expired asa 100
Yashica FX3 Super

ini telat banget posting kayak begini -__-" tapi gapapa haha suka-suka saya yang punya blog :P
Saya punya beberapa wish list untuk tahun 2013 ini. Tapi yang terpenting sebenarnya, saya minta kepada Tuhan semoga saya masih diberi rejeki, kesehatan, dan kesempatan untuk menapakkan kaki di banyak belahan Indonesia lainnya. Amin
Oh iya, semoga proyek travelling pribadi saya bisa jalan juga tahun ini hahayy. Doain yak (buat semua yang baca haha yakali kalo ada yang baca :P) biar saya bisa share-share gitu ke orang lain info-info travelling haha.

Selasa, 11 Desember 2012

Human (out) There








semua orang, dengan kesibukannya masing-masing.
pikiran tertaut pada benda, pada gerak, untuk tujuan.
apa yang kamu lakukan?
apa yang kamu pikirkan?
semua dengan hal-nya, semua dengan milik-nya.



kekosongan dan kesenduan.
milik orang-orang, milik kamu.
tetaplah hidup wahai manusia-manusia,
tetap dengan keadaanmu.
ini tidak berlangsung lama.



*untuk manusia-manusia di luar sana dan kamu yang di dalam sini